Dugaan Penembakan Mobil Ketua PDI Perjuangan Parepare yang Viral Diperiksa Petugas dan Diklarifikasi

Ketua PDI Perjuangan Andi Mustafa

dan Pihak Polres Parepare

Katakan bukan Penembakan




Dari kiri Kasat Intelkam Polres Parepare Iptu Adam Sjam, Kasat Reskrim Iptu Setiawan Sunarto dan Ketua PDI Perjuangan Kota Parepare Andi Mustafa Mappangara. (Foto: Istimewa). 
 
NuansaBaru.ID, PAREPARE - Mobil Ketua PDI Perjuangan Kota Parepare Andi Mustafa Mappangara yang diuga ditembak oleh orang gak dikenal (OTK), sempat viral. Setelah diiperiksa dengan cermat oleh pihak Polres Parepare Polda Sulawesi Selatan, bagaimana hasilnya? Berikut klarifikasi pihak terkait tentang info santer itu.

Ketua Partai PDI Perjuangan Kota Parepare, Andi Mustafa Mappangara mengeluarkan klarifikasi terkait dugaan penembakan mobil miliknya saat sedang diparkir di salah satu rumah sakit di Kota Parepare. Minggu, 14 Januari 2024 sore.

Andi Mustafa Mappangara melakukan klarifikasi setelah aparat kepolisian dari Polres Parepare, yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Muttalib melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik dari mobil yang diduga mengalami penembakan.

Tim yang dipimpin Muttalib, melibatkan Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Setiawan Sunarto, Kasat Intelkam Iptu Adam Sjam, Kapolsek Bacukiki AKP Hariyullah beserta anggota Inafis Polres Parepare.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, ternyats tidak ditemukan kebocoran atau lubang akibat dari hantaman proyektil peluru pada kaca mobil bagian depan. Namun sebaliknya, keretakan kaca ditemukan dari bagian dalam kaca mobil tersebut.

Pemeriksaan ini disaksikan langsung oleh Andi Mustafa Mappangara, berlangsung di Perumahan Cempaka Putih, Jl. Lariannyareng, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, tempat mobil tersebut sedang berada saat ini.

Dengan melihat fakta tersebut, Andi Mustafa Mappangara kemudian memberikan klarifikasi atas pernyataannya sebelumnya. Klarifikasi tersebut dilakukannya di depan awak media yang ikut menyaksikan pemeriksaan kondisi fisik dari mobil miliknya.

" Setelah melihat kondisi real dari hasil pemeriksaan mobil yang dilakukan oleh Polres Parepare, maka saya katakan apa yang terjadi itu belum dikategorikan penembakan, sekarang ini setelah Pak Waka, Pak Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam, kita sama-sama menyaksikan, bahwa itu bukan penembakan, "kata A. Mustafa Mappangara memberikan klarifikasi.

Ia juga menambahkan bahwa klarifikasi yang dilakukannya itu untuk meluruskan kebenaran informasi yang beredar.

"Hal ini perlu kami jelaskan kembali kepada masyarakat, tujuannya untuk meluruskan berita-berita yang ada (terkait dugaan penembakan mobil miliknya), agar tidak lagi terjadi kesalahfahaman atau penafsiran yang keliru. Karena kita tahu saat ini kita sedang memasuki tahun politik, itu saja mungkin klarifikasi dari saya, " tuturnya pungkas.

Temuan, tak Ada Lubang Proyektil
dari Kaca Mobil Bagian Depan

Sebelumnya, beredar berita di sejumlah media menyangkut pernyataan dari Andi Mustafa Mappangara yang menyebutkan mobilnya mengalami insiden penembakan dari orang yang tidak di kenal. Pernyataan darinya ini sontak viral di media sosial, sehingga pihak Polres Parepare pun segera melakukan serangkaian langkah cepat.

Secara resmi, Kasat Reskrim Polres Parepare Iptu Setiawan Sunarto (mewakili Kapolres Parepare), didampingi Kasat Intelkam Iptu Adam Sjam, mengeluarkan keterangan resmi kepolisian yang menyebutkan bahwa dugaan penembakan mobil tersebut tidaklah benar.

"Jadi, berita yang beredar tentang adanya penembakan mobil Ketua PDI Perjuangan Kota Parepare itu tidaklah benar. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi mobil yang dimaksud, dan kami nyatakan kejadian itu bukanlah karena penembakan, namun dari hal lain. Hal ini berdasarkan temuan tidak ada lubang proyektil dari luar kaca mobil bagian depan, namun keretakan justru berasal dari bagian dalam kaca tersebut, " papar Kasat Reskrim saat memberikan keterangan pers di ruang Sihumas Polres Parepare. (*).

Penulis: MUSAFIR MUCHTAR
Editor: ABDUL


Topik Terkait

Baca Juga :